EMI (ENIM MEDIA ILMU)Blog media berkelas Internasional."BERBAGI PENGETAHUAN TANPA PAMRIH"
Rabu, 12 Oktober 2016
Selasa, 02 Agustus 2016
FAKTA-FAKTA MISTERIUS TENTANG MONAS

Monumen Nasional atau yang populer disingkat dengan Monas atau Tugu Monas adalah monumen peringatan setinggi 132 meter (433 kaki) yang didirikan untuk mengenang perlawanan dan perjuangan rakyat Indonesia untuk merebut kemerdekaan dari pemerintahan kolonial HIndia Belanda. Pembangunan monumen ini dimulai pada tanggal 17 Agustus 1961 di bawah perintah presiden Soekarno, dan dibuka untuk umum pada tanggal 12 Juli 1975. Tugu ini dimahkotai lidah api yang dilapisi lembaran emas yang melambangkan semangat perjuangan yang menyala-nyala.
Yang menarik dari bangunan kebanggaan Indonesia ini adalah Di puncak Monumen Nasional terdapat cawan yang menopang nyala lampu
perunggu yang beratnya mencapai 14,5 ton dan dilapisi emas 35 Kilogram.
Lidah api atau obor ini berukuran tinggi 14 meter dan berdiameter 6
meter terdiri dari 77 bagian yang disatukan. Lidah api ini sebagai
simbol semangat perjuangan rakyat Indonesia yang ingin meraih
kemerdekaan. Awalnya nyala api perunggu ini dilapisi lembaran emas
seberat 35 kilogram,
akan tetapi untuk menyambut perayaan setengah abad (50 tahun)
kemerdekaan Indonesia pada tahun 1995, lembaran emas ini dilapis ulang
sehingga mencapai berat 50 kilogram lembaran emas.
Akan tetapi di balik menariknya monas ada fakta-fakta yang belum anda ketahui ,berikut fakta-fakta tentang Monas yang belum anda ketahui.
1.sosok wanita misterius di puncak lidah api Monas
sampai sekarang belum ketahui ,siapa sosok wanita misterius yang di ukir pada lidah api monas ,ukiran patung sosok wanita misterius ini di buat semenarik mungkin agar orang-orang tidak bisa melihatnya.sosok wanita misterius itu dengan rambut yang terurai panjang dan dengan kepala menunduk menghadap tepat ke arah istana presiden.2.Monas terlihat kecil dan pendek namun terlihat besar dan tinggi dari atas Udara.
Terlihat kecil dan pendek dari tanah
Akan tetapi terlihat besar dan tinggi dari udara
Bahkan banyak orang-orang yang belum ke monas tidak menyangka bahwa di atas puncak monas ada sebuah ruangan yang dapat melihat pemandangan kota Jakarta di atasnya.berikut ini,foto-foto di dalam ruangan puncak Monas.
Pemandangan kota Jakarta jika di lihat dari puncak Monas
Pemandangan kota Jakarta jika di lihat dari puncak Monas
3.Monas sangat di sukai UFO
UFO yang biasa di sebut si Piring terbang milik alien (makhluk luar angkasa atau makhluk dari Planet lain) sangat menyukai bangunan yang tinggi ini,bahkan penampakan UFO di MONAS berhasil di rekam oleh salah seorang pemilik HP melalui kamera Handphone nya dan sempat buat geger media berita di sejumlah stasiun televisi.benarkah ini?
UFO yang biasa di sebut si Piring terbang milik alien (makhluk luar angkasa atau makhluk dari Planet lain) sangat menyukai bangunan yang tinggi ini,bahkan penampakan UFO di MONAS berhasil di rekam oleh salah seorang pemilik HP melalui kamera Handphone nya dan sempat buat geger media berita di sejumlah stasiun televisi.benarkah ini?
4.Di halaman depan MONAS terdapat banyak patung orang-orang zaman dahulu.siapakah mereka?
5.Entah mengapa banyak orang yang ingin memanjat MONAS sampai ke puncaknya.
apa karena mereka ingin mencuri emasnya? Lidah api Monas tersebut pun seberat 14 ton dan tinggi lidah api Monas tersebut 14 meter .sebagian orang yang apernah memanjat Monas mengaku karena begitu penasaran,seperti apa jika lidah api tersebut di lihat dari dekat.
6.Monas adalah bangunan yang paling di cintai oleh orang-orang Indonesia.
Monas yang begitu menawan tersebut menjadi bangunan yang sangat di cintai oleh masyarkat di seluruh Indonesia,bahkan Presiden Jokowi pun pernah berkampanye di Monas,sehingga ribuan orang hadir di sana.Namun apa yang membuat Monas bisa menjadi tempat yang paling banyak di sukai oleh orang-orang?
apa karena mereka ingin mencuri emasnya? Lidah api Monas tersebut pun seberat 14 ton dan tinggi lidah api Monas tersebut 14 meter .sebagian orang yang apernah memanjat Monas mengaku karena begitu penasaran,seperti apa jika lidah api tersebut di lihat dari dekat.
6.Monas adalah bangunan yang paling di cintai oleh orang-orang Indonesia.
Monas yang begitu menawan tersebut menjadi bangunan yang sangat di cintai oleh masyarkat di seluruh Indonesia,bahkan Presiden Jokowi pun pernah berkampanye di Monas,sehingga ribuan orang hadir di sana.Namun apa yang membuat Monas bisa menjadi tempat yang paling banyak di sukai oleh orang-orang?
Jumat, 30 Oktober 2015
Bangunan bangunan berbentuk hewan di dunia
1.Museum Komodo- INDONESIA
Museum Komodo adalah bangunan yang berbentuk Komodo Raksasa yang terletak di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta. Panjangnya 72 meter, dengan lebar 25 meter dan tinggi 23 meter. Bangunan ini merupakan museum fauna yang menyajikan berbagai jenis fauna di Indonesia seperti moluska atau keong, kepiting, reptilia dan amfibia.
2.Sheep store-New Zealand
Sheep store atau toko domba adalah sebuah toko yang menjual berbagai
kerajinan hasil ternak domba. Bangunan dengan kepala dan tubuh domba ini
terletak di Triau, New Zealand yang dibangun pada tahun 1994. Hulaa
Hoppers dapat berbelanja berbagai kerajinan hasil ternak domba.
Inspirasi bangunan ini adalah dari komunitas pertanian yang terbentuk di
daerah ini.
3.National Fisheries Development Board Building-India
Museum Komodo adalah bangunan yang berbentuk Komodo Raksasa yang terletak di Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta. Panjangnya 72 meter, dengan lebar 25 meter dan tinggi 23 meter. Bangunan ini merupakan museum fauna yang menyajikan berbagai jenis fauna di Indonesia seperti moluska atau keong, kepiting, reptilia dan amfibia.
2.Sheep store-New Zealand
3.National Fisheries Development Board Building-India
Badan Pengembangan Perikanan Nasional milik pemerintahan India ini
bertugas mengatur pergerakan industri perikanan baik dalam atau luar
negeri. Kantor badan tersebut pun dirancang unik layaknya seekor ikan.
Selesai pembangunan pada tahun 2012, bangunan ini tak hanya menjadi
sebuah kantor saja, tetapi juga sebagai salah satu tujuan wisata.
4.KURA-KURA Building-INDONESIA
Bangunan Kura-Kura Raksasa ini berlokasi di kawasan wisata Pantai
Kartini Jepara, Jawa Tengah. Kura-kura raksasa ini merupakan wahana Sea
World atau Dunia Hayati untuk objek wisata.
5.THE GIANT KOALA
Dari situs The Giant Koala, tempat ini adalah komplek piknik keluarga.
Di dalam bangunan itu Anda bisa membeli suvenir tradisional. Ada juga
restoran dan toko es krim yang menggiurkan. Traveler akan bertemu 2
koala yang menggemaskan dan beberapa fauna asli Australia lain.
5.RUMAH DOA ROOSTER-Indonesia
Lokasinya tersembunyi cukup jauh, yakni di perbukitan Magelang, Jawa Tengah, namun namanya kini tengah mendunia.
Bangunan yang diprakarsai oleh Daniel Alamsjah dikenal dengan sebutan Gereja Ayam.
Ini karena bentuknya mirip seekor ayam yang tengah duduk di tanah di bagian kepalanya terdapat sebuah mahkota.
Bentuk bangunannya cukup besar, di mana bagian dalamnya terdapat ruang besar dan kamar-kamar.
KAPAN TANJUNG ENIM PUNYA BANGUNAN -BANGUNAN SEPERTI INI ?
Senin, 19 Oktober 2015
Selasa, 16 Juni 2015
HEWAN PALING BERWAJAH MENAWAN DAN IMUT DI DUNIA
1.KELINCI
2.KANCIL
3.KUCING
4.AYAM
5.HAMSTER
6.BURUNG CIBLEK
7.ANGSA
8.IKAN MAS KOKI
Dari delapan hewan paling imut dan tercantik di dunia tersebut,yang mana kamu sukai?
Kelinci,kancil,kucing,ayam,burung ciblek,hamster,ikan mas koki dan angsa adalah hewan yang paling imut di dunia dan berwajah menawan
2.KANCIL
3.KUCING
4.AYAM
5.HAMSTER
6.BURUNG CIBLEK
7.ANGSA
8.IKAN MAS KOKI
Dari delapan hewan paling imut dan tercantik di dunia tersebut,yang mana kamu sukai?
Kelinci,kancil,kucing,ayam,burung ciblek,hamster,ikan mas koki dan angsa adalah hewan yang paling imut di dunia dan berwajah menawan
Selasa, 13 Januari 2015
Batu-batu Terbaik Di dunia
1.Hajar aswad
Batu Hajar Aswad terletak di suatu sudut kakbah (masjidilharam) ,tepatnya di Kota Mekkah Arab saudi
merupakan sebuah batu yang diyakini oleh umat Islam berasal dari surga, dan yang pertama kali menemukannya adalah Nabi Ismail dan yang meletakkannya adalah Nabi Ibrahim. Dahulu kala batu ini berwarna putih serta memiliki sinar yang terang dan dapat menerangi seluruh jazirah Arab. Namun semakin lama sinarnya semakin meredup dan hingga akhirnya sekarang berwarna hitam. Batu ini memiliki aroma yang unik dan ini merupakan aroma wangi alami yang dimilikinya semenjak awal keberadaannya, dan pada saat ini batu Hajar Aswad tersebut ditaruh di sisi luar Kabah sehingga mudah bagi seseorang untuk menciumnya. Adapun mencium Hajar Aswad merupakan sunah Nabi Muhammad SAW. Karena beliau selalu menciumnya setiap saat tawaf.
2.Merah delima
Merah delima adalah batu mustika yang hanya terdapat di Indonesia,batu ini menjadi misteri bagi banyak orang karena sulit mendapatkanya .Presiden Indonesia yang pertama Soekarno adalah salah satu orang Indonesia yang mempunyai batu ini.menurut Gus Simon (Pengasuh salah satu PonPes di Surabaya) mengatakan bahwa batu merah delima mulai ada sejak zaman Nabi Sulaiman a.s. Batu ini dikaruniakan oleh Alloh SWT langsung kepada Nabi Sulaiman, dan oleh nabi diberikan kepada istri yang sangat dicintainya yaitu Ratu Balqis. Namun, ditangan Balqis batu ini menghilang ketika tengah dalam perjalanan, dan sejak saat itu batu yang hilang ini banyak dicari orang karena dipercaya mampu meningkatkan kewibawaan.
Adapun kegunaan Merah delima antara lain
1.Bisa membuat kita berkharisma dan pancaran cahaya dari wajah sebagaimana Soekarno yang memakai batu ini wajahnya sangat berkharisma
2.Penolak bala dan ilmu hitam
3.Mampu mengobati berbagai macam penyakit dan awet muda
3.Batu petir
Batu petir adalah batu yang berasal dari langit dan bisa mengobati berbagai macam penyakit sebagaimana batu petir Ponari,seorang bocah di Indonesia yang sempat menjadi dukun cilik terkenal dan membuat heboh banyak orang di seluruh Indonesia
4.Batu ular
5.Batu meteor
Batu meteor adalah batu yang berasal dari luar angkasa yang jatuh ke Bumi,berawal Meteor jatuh itu artinya meteor yg mencapai permukaan bumi. Meteor sendiri diartikan sebagai masuknya benda asing dari luar angkasa ke atmosfer bumi, sering juga disebut bintang jatuh.
d luar angkasa banyak terdapat batu-batu dan benda langit lain yg melayang-layang. kadang, benda langit tersebut masuk ke medan gravitasi bumi sehingga tertarik dan masuk ke atmosfer.
6.Berlian
Berlain adalah Intan yang sudah diasah . berlian mineral yang secara kimia merupakan bentuk kristal, atau alotrop, dari karbon. Intan terkenal karena memiliki sifat-sifat fisika yang istimewa, terutama faktor kekerasannya dan kemampuannya mendispersikan cahaya. Sifat-sifat ini yang membuat intan digunakan dalam perhiasan dan berbagai penerapan di dalam dunia industri.
Intan terutama ditambang di Afrika tengah dan selatan, walaupun kandungan intan yang signifikan juga telah ditemukan di Kanada, Rusia, Brasil, dan Australia. Sekitar 130 juta "carat" (26.000 kg) intan ditambang setiap tahun, yang berjumlah kira-kira 9 miliar dollar Amerika Serikat. Selain itu, hampir empat kali berat intan dibuat di dalam makmal sebagai intan sintetik (synthetic diamond).
7.Batu lafazAllah
batu bertuliskan Allah adalah batu yang merupakan hasil dari lukisan Alam atas kehendak Tuhan.Allah adalah Tuhan yang di yakini umat Islam,batu lafaz Allah termasuk fenomena yang jarang terjadi di tiap-tiap batu di muka bumi.Batu lafaz Allah biasanya tergambar di batu-batu akik dan banyak orang yang mengagumi batu ini karena keunikan lafaznya.
8.Kalimaya
Batu kalimaya merupakan jenis permata asal banten yang banyak diburu penghobi maupun kolektor. Harga batu kali maya bisa mencapai puluhan juta untuk kualitas terbaik. Adapun khasiat batu akik kalimaya ini dipercaya dapat meningkatkan kepercayaan diri pemakainya. Mungkin karena batu ini memiliki corak yang sangat indah dengan variasi warna yang sangat mempesona.
Batu asal Banten ini di pasaran internasional dikenal dengan sebuatan black opal dengan harga yang sangat tinggi, sehingga tidak heran jika jenis batu ini menjadi incaran kolektor mancanegara karena nilainya yang terbilang menggiurkan. Bahkan di Jepang batu permata asli Indonesia ini pernah dijadikan sebagai mahar (maskawin) dalam sebuah pernikahan.
Jenis batu kalimaya bermacam-macam tergantung motif dan warna dasar pada batu tersebut ada, namanya pun bervariasi seperti black oval, kalimaya susu, kalimaya kembang, bahkan ada yang memberi nama aneh-aneh tergantung corak dan warnanya.
Batu Hajar Aswad terletak di suatu sudut kakbah (masjidilharam) ,tepatnya di Kota Mekkah Arab saudi
merupakan sebuah batu yang diyakini oleh umat Islam berasal dari surga, dan yang pertama kali menemukannya adalah Nabi Ismail dan yang meletakkannya adalah Nabi Ibrahim. Dahulu kala batu ini berwarna putih serta memiliki sinar yang terang dan dapat menerangi seluruh jazirah Arab. Namun semakin lama sinarnya semakin meredup dan hingga akhirnya sekarang berwarna hitam. Batu ini memiliki aroma yang unik dan ini merupakan aroma wangi alami yang dimilikinya semenjak awal keberadaannya, dan pada saat ini batu Hajar Aswad tersebut ditaruh di sisi luar Kabah sehingga mudah bagi seseorang untuk menciumnya. Adapun mencium Hajar Aswad merupakan sunah Nabi Muhammad SAW. Karena beliau selalu menciumnya setiap saat tawaf.
2.Merah delima
Merah delima adalah batu mustika yang hanya terdapat di Indonesia,batu ini menjadi misteri bagi banyak orang karena sulit mendapatkanya .Presiden Indonesia yang pertama Soekarno adalah salah satu orang Indonesia yang mempunyai batu ini.menurut Gus Simon (Pengasuh salah satu PonPes di Surabaya) mengatakan bahwa batu merah delima mulai ada sejak zaman Nabi Sulaiman a.s. Batu ini dikaruniakan oleh Alloh SWT langsung kepada Nabi Sulaiman, dan oleh nabi diberikan kepada istri yang sangat dicintainya yaitu Ratu Balqis. Namun, ditangan Balqis batu ini menghilang ketika tengah dalam perjalanan, dan sejak saat itu batu yang hilang ini banyak dicari orang karena dipercaya mampu meningkatkan kewibawaan.
Adapun kegunaan Merah delima antara lain
1.Bisa membuat kita berkharisma dan pancaran cahaya dari wajah sebagaimana Soekarno yang memakai batu ini wajahnya sangat berkharisma
2.Penolak bala dan ilmu hitam
3.Mampu mengobati berbagai macam penyakit dan awet muda
3.Batu petir
Batu petir adalah batu yang berasal dari langit dan bisa mengobati berbagai macam penyakit sebagaimana batu petir Ponari,seorang bocah di Indonesia yang sempat menjadi dukun cilik terkenal dan membuat heboh banyak orang di seluruh Indonesia
4.Batu ular
Batu ini berasal dari Afrika,berkhasiat untuk menyerap/menyedot
racun/bisa yang masuk ke tubuh korban melalui gigitan hewan berbisa
(ular, kalajengking, lipan, lebah, dll), sampai racun/bisa yang ada di
tubuh korban menjadi netral.
5.Batu meteor
Batu meteor adalah batu yang berasal dari luar angkasa yang jatuh ke Bumi,berawal Meteor jatuh itu artinya meteor yg mencapai permukaan bumi. Meteor sendiri diartikan sebagai masuknya benda asing dari luar angkasa ke atmosfer bumi, sering juga disebut bintang jatuh.
d luar angkasa banyak terdapat batu-batu dan benda langit lain yg melayang-layang. kadang, benda langit tersebut masuk ke medan gravitasi bumi sehingga tertarik dan masuk ke atmosfer.
6.Berlian
Berlain adalah Intan yang sudah diasah . berlian mineral yang secara kimia merupakan bentuk kristal, atau alotrop, dari karbon. Intan terkenal karena memiliki sifat-sifat fisika yang istimewa, terutama faktor kekerasannya dan kemampuannya mendispersikan cahaya. Sifat-sifat ini yang membuat intan digunakan dalam perhiasan dan berbagai penerapan di dalam dunia industri.
Intan terutama ditambang di Afrika tengah dan selatan, walaupun kandungan intan yang signifikan juga telah ditemukan di Kanada, Rusia, Brasil, dan Australia. Sekitar 130 juta "carat" (26.000 kg) intan ditambang setiap tahun, yang berjumlah kira-kira 9 miliar dollar Amerika Serikat. Selain itu, hampir empat kali berat intan dibuat di dalam makmal sebagai intan sintetik (synthetic diamond).
7.Batu lafazAllah
batu bertuliskan Allah adalah batu yang merupakan hasil dari lukisan Alam atas kehendak Tuhan.Allah adalah Tuhan yang di yakini umat Islam,batu lafaz Allah termasuk fenomena yang jarang terjadi di tiap-tiap batu di muka bumi.Batu lafaz Allah biasanya tergambar di batu-batu akik dan banyak orang yang mengagumi batu ini karena keunikan lafaznya.
8.Kalimaya
Batu kalimaya merupakan jenis permata asal banten yang banyak diburu penghobi maupun kolektor. Harga batu kali maya bisa mencapai puluhan juta untuk kualitas terbaik. Adapun khasiat batu akik kalimaya ini dipercaya dapat meningkatkan kepercayaan diri pemakainya. Mungkin karena batu ini memiliki corak yang sangat indah dengan variasi warna yang sangat mempesona.
Batu asal Banten ini di pasaran internasional dikenal dengan sebuatan black opal dengan harga yang sangat tinggi, sehingga tidak heran jika jenis batu ini menjadi incaran kolektor mancanegara karena nilainya yang terbilang menggiurkan. Bahkan di Jepang batu permata asli Indonesia ini pernah dijadikan sebagai mahar (maskawin) dalam sebuah pernikahan.
Jenis batu kalimaya bermacam-macam tergantung motif dan warna dasar pada batu tersebut ada, namanya pun bervariasi seperti black oval, kalimaya susu, kalimaya kembang, bahkan ada yang memberi nama aneh-aneh tergantung corak dan warnanya.
Jumat, 31 Oktober 2014
Pahlawan-pahlawan superhero di dunia Nyata
Selama ini kita
mengenal pahlawan-pahlawan superhero di dunia Film atau di dunia khayal seperti
Spiderman,Batman,Superman,Power rangger,Ultraman,dan satria baja hitam.Lalu
adakah Paahlawan-pahlawan Superhero di dunia nyata pada masa lampau yang
membela kebenaran dan melawan keras Kejahatan.Tentu saja ada ,siapakah mereka?
1.Jaka
Sembung,Pendekar Buta
Alkisah, Parmin adalah seorang pendekar silat
asal Kandanghaur yang berjuang
melawan kolonialisme di era VOC, abad ke-17. Karena berguru dengan perguruan silat
di Gunung Sembung, dia dikenal dengan nama julukannya, "Jaka Sembung". Bersama
kekasihnya, Roijah atau si "Bajing Ireng" dan juga pendekar-pendekar
silat rekan seperjuangannya dari segala penjuru Nusantara, bahkan dari benua Australia, Jaka Sembung berjuang bersama-sama saling bahu
membahu dalam melawan pasukan VOC.
Iskandar Agung, adalah raja Kekaisaran Makedonia (bahasa Yunani: Βασιλεύς Μακεδόνων), sebuah negara di daerah timur laut Yunani. Pada usia tiga puluh tahun, dia memimpin sebuah kekaisaran terbesar pada masa sejarah kuno, membentang mulai dari Laut Ionia sampai pegunungan Himalaya. Dia tidak pernah terkalahkan dalam pertempuran dan dianggap sebagai komandan perang terhebat sepanjang masa.[1] Aleksander lahir di Pella pada 356 SM dan merupakan murid seorang filsuf terkenal, Aristoteles. Pada tahun 336 SM Aleksander menggantikan ayahnya, Filipus II dari Makedonia, sebagai pemimpin Makedonia setelah ayahnya dibunuh oleh pembunuh gelap. Filipus sendiri telah menaklukkan sebagian besar negara-kota di daratan utama Yunani ke dalam hegemoni Makedonia, melalui militer dan diplomasi.
Setelah kematian Filipus, Aleksander mewarisi kerajaan yang kuat dan pasukan yang berpengalaman. Dia berhasil mengukuhkan kekuasaan Makedonia di Yunani, dan setelah otoritasnya di Yunani stabil, dia melancarkan rencana militer untuk ekspansi yang tak sempat diselesaikan oleh ayahnya. Pada tahun 334 SM dia menginvasi daerah kekuasaan Persia di Asia Minor dan memulai serangkaian kampanye militer yang berlangsung selama sepuluh tahun. Aleksander mengalahkan Persia dalam sejumlah pertempuran yang menentukan, yang paling terkenal antara lain Pertempuran Issus dan Pertempuran Gaugamela. Aleksander lalu menggulingkan kekuasaan raja Persia, Darius III, dan menaklukkan keseluruhan Kekasiaran Persia (Kekasiaran Akhemeniyah).i[›] Kekaisaran Makedonia kini membentang mulai dari Laut Adriatik sampai Sungai Indus.
Karena berkeinginan mencapai "ujung dunia", Aleksander pun menginvasi India pada tahun 326 SM, namun terpaksa mundur karena pasukannya nyaris memberontak. Aleksander meninggal dunia di Babilonia pada 323 SM, tanpa sempat melaksakan rencana invasi ke Arabia. Setelah kematian Aleksander, meletuslah serangkaian perang saudara yang memecah-belah kekaisarannya menjadi empat negara yang dipimpin oleh Diadokhoi, para jenderal Aleksander. Meskipun terkenal karena penaklukannya, peninggalan Aleksander yang bertahan paling lama bukanlah pemerintahannya, melainkan difusi budaya yang terjadi berkat penaklukannya.
Berkat penaklukan Aleksander, muncul koloni-koloni Yunani di daerah timur yang berujung pada munculnya budaya baru, yaitu perpaduan kebudayaan Yunani, Mediterrania, Mesir, dan Persia yang disebut dengan Peradaban Hellenis atau Hellenisme. Aspek-aspek Hellenis tetap ada dalam tradisi Kekaisaran Bizantium sampai pertengahan abad 15. Pengaruh Hellenisme ini bahkan sampai ke India dan Cina. Khusus di Cina, pengaruh kebudayaan ini dapat ditelusuri di antaranya dengan artefak yang ditemukan di Tunhuang. Aleksander menjadi legenda sebagai pahlawan klasik dan diasosiasikan dengan karakteristik Akhilles. Aleksander juga muncul dalam sejarah dan mitos-mitos di Yunani maupun di luar Yunani. Aleksander menjadi pembanding bagi para jenderal bahkan hingga saat ini,ii[›] dan banyak Akademi militer di seluruh dunia yang mangajarkan siasat-siasat pertempurannya
3.Si Pitung Pahlawan sakti dari Betawi
Berdasarkan
cerita legenda, Si Pitung dapat dibunuh oleh Belanda dengan beragam argumen
tersebut di atas. Menurut Hindia Olanda (18-10-1893:2), sebelum ditangkap
Pitung dalam keadaan rambut terpotong, beberapa jam sebelum kematiannya pada
hari Sabtu. Seperti yang diceritrakan oleh legenda bahwa kesaktian Si Pitung
hilang akibat jimat-nya diambil orang (Versi Film Si Pitung Banteng Betawi),
tetapi yang menarik, versi lain menyatakan, bahwa Si Pitung dapat
di-"lemahkan" jika dipotong rambut-nya. Berdasarkan koran Hidia
Olanda dikatakan bahwa sebelum kematiannya Si Pitung telah dipotong rambutnya.
Si Pitung adalah salah satu pendekar betawi berasal dari kampung Rawabelong
Jakarta Barat. Selain itu Si Pitung menggambarkan sosok pendekar yang suka
membela kebenaran dalam menghadapi ketidakadilan yang ditimbulkan oleh penguasa
Hindia Belanda pada masa itu. Kisah pendekar Si Pitung ini
diyakini nyata keberadaannya oleh para tokoh masyarakat Betawi
terutama di daerah Kampung Marunda
di mana terdapat Rumah dan Masjid lama
4.Sunan Giri Wali Allah yang menjadi pendekar tanpa
belajar
Sunan Giri adalah nama salah
seorang Walisongo dan pendiri kerajaan Giri Kedaton, yang berkedudukan di
daerah Gresik, Jawa Timur. Ia lahir di Blambangan tahun 1442. Sunan Giri
memiliki beberapa nama panggilan, yaitu Raden Paku, Prabu Satmata, Sultan Abdul
Faqih, Raden 'Ainul Yaqin dan Joko Samudra. Ia dimakamkan di desa Giri,
Kebomas, Gresik. Sunan Giri mendapat tantangan dari Begawan Minto Semeru
seorang pertapa dari Gunung Lawu.
Kurang lebih tiga tahun lamanya Sunan Giri mendirikan pondok pesantren yang terletak di gunung giri, termasyurlah nama pondok itu ke seluruh penjuru Pulau Jawa. Dan dalam pada itu, tersebutlah di Gunung Lawu terdapat sebuah padepokan yang dipimpin oleh seorang Begawan sakti bernama Minto Semeru. Konon kabarnya Begawan Minto ini sangat sakti.
Suatu ketika Begawan Minto semeru mendengar nama Sunan Giri yang baru mendirikan padepokan di Gunung Giri. Mendengar hal ini, Begawan Minto merasa tersaingi, karena itu berangkatlah Begawan Minto ke padepokan Giri. Pada saat Begawan Minto tiba, Sunan Giri sedang mengerjakan sholat. Dia hanya bertemu dengan salah satu muridnya yang menjaga pintu gerbang padepokan Giri.
“Dapatkah aku bertemu dengan Sunan Giri?”, Tanya sang Begawan.
“Siapakah tuan ini, dan dari mana asalnya?”, Tanya si penjaga gerbang.
“Katakan aku ingin bertemu dengan pemimpin padepokan ini”, ujar Begawan Minto tidak serantan.
“Kanjeng Sunan sedang Sholat” sahut penjaga pintu.
“Sudah cepat katakan ada tamu dari jauh ingin bertemu” ujar sang Begawan.
Akhirnya penjaga pintu gerbang itu segera menemui Kanjeng Sunan di tempat sholat. Kebetulan kanjeng sunan sudah selesai sholat.
“Ada apa muridku?” Tanya Kanjeng Sunan.
“Ada seorang tamu dari jauh ingin bertemu dengan Kanjeng Sunan” jawab muridnya dengan santun.
“Suruh dia masuk” ujar Kanjeng Sunan.
Akhirnya murid Kanjeng Sunan tersebut menemui sang Begawan tersebut seraya mengajaknya masuk kedalam lingkungan pesantren. Sementara Sunan Giri menyambut kedatangannya dengan ramah, sedikitpun tak ada kecurigaan bahwa kedatangan sang Begawan untuk mengajak adu kesaktian.
“Kisanak ini berasal dari mana?” Tanya Kanjeng Sunan seraya hendak berkenalan.
“Namaku Begawan Minto Semeru, datang dari Gunung Lawu. Aku mendengar berita bahwa tuan adalah guru besar padepokan Gunung Giri, seorang guru sakti berilmu tinggi. Terus terang saja, kedatanganku kemari ingin mencoba kesaktian tuan guru” ujar Begawan Minto dengan mantap.
“Mencoba kesaktianku?” Tanya Kanjeng Sunan.
“Ya, bila nanti aku yang kalah, aku bersedia mengabdi kepada tuan guru sebagai murid. Dan bila tuan guru yang kalah, maka akan kupenggal leher tuan guru agar di tanah Jawa ini tidak ada seorang pun yang dianggap sakti kecuali aku” kata Begawan Semeru dengan yakin.
“Ketahuilah kisanak, bahwa semua yang ada dialam semesta ini adalah kepunyaan Allah, dia Maha Kuasa lagi Maha Sakti. Karena itu jika kisanak hendak mengalahkan aku dan memenggal leherku, maka jika Tuhan tidak menghendaki, sejuta orang seperti kisanak pun tidak akan mampu melaksanakannya”, ujar Kanjeng Sunan dengan sopan.
“Jelasnya tuan guru telah menerima tantanganku”, ujar Begawan Minto.
“Silahkan bila tuan ingin mencoba ilmu ciptaan Tuhan kepadaku”, sahut Kanjeng Sunan.
Kedua orang itu kemudian keluar dari lingkungan Pesantren menuju lapangan luas dan saling berhadapan.
“Sebelum memulai pertarungan, marilah kita main tebak dahulu, aku akan mengubur binatang di atas Gunung Pertukangan, tuan tinggal menebak binatang apa yang aku kubur itu?”, kata sang Begawan sambil tertawa terkekeh-kekeh.
“Silakan”. Sahut Kanjeng Sunan.
Dengan gerakan cepat, Begawan Minto Semeru melesat menuju Gunung Pertukangan. Di sana dia menciptakan dua ekor angsa, jantan dan betina, lalu kedua angsa itu dikubur hidup-hidup. Setelah selesai dia kembali ke tempat semula Kanjeng Sunan berada.
“Nah, binatang apa yang saya kubur di gunung itu tuan guru?” Tanya sang Begawan serasa mengejek.
“Yang tuan kubur itu adalah sepasang ular naga” jawab Kanjeng Sunan kalem.
Serentak Begawan Minto tertawa terbahak-bahak mendengar jawaban sunan seraya berkata “tebakan tuan salah, salah besar”. Selanjutnya sang Begawan berkata ”yang saya kubur adalah sepasang angsa”.
“Apa tuan tidak salah lihat, sebaiknya tuan kembali dan bongkarlah apa yang tuan kubur itu”. Kata Kanjeng Sunan meyakinkan.
“Justru tuanlah yang harus melihatnya, agar tuan menerima kekalahan tuan, sahut sang Begawan.
“Kalau begitu marilah kita lihat bersama-sama” kata Kanjeng Sunan.
Hanya beberapa kejap mata, kedua orang itu tiba di Gunung Pertukangan. Begawan Minto Semeru membongkar binatang ciptaannya yang dikubur itu. Tiba-tiba keluarlah sepasang ular naga. Sang Begawan terkejut seraya bergumam “Kali ini aku kalah, tapi awas untuk yang kedua kalinya”.
Berkali-kali sang Begawan mengeluarkan ilmu kesaktiannya, dan berkali-kali pula ia tidak dapat mengalahkan ilmu Kanjeng Sunan, hingga akhirnya sang Begawan mengeluarkan ilmu andalannya.
Sang Begawan melepaskan ikat kepalanya, lalu dilemparkan ke udara dengan ilmu andalannya, ikat kepala itu melesat ke udara dengan kecepatan yang sulit dipandang mata. Namun Kanjeng Sunan tidak tinggal diam, dilemparkan pula sorbannya dan melesat ke udara memburu ikat kepala sang Begawan. Sorban Kanjeng Sunan dapat menyusul ikat kepala sang Begawan bahkan dapat menumpangi ikat kepala Begawan Minto Semeru. Dengan lambaian tangan Kanjeng Sunan, kedua benda itu meluncur kebawah, dan tepat jatuh dihadapan sang Begawan. Sorban Kanjeng Sunan tetap berada diatas, sementara ikat kepala sang Begawan berada di bawah. Hal tersebut menandakan bahwa sang Begawan tetap kalah. Sang Begawan semakin penasaran, dicobanya adu kesaktian sekali lagi. Sang Begawan menciptakan beberapa butir telur. Telur-telur itu disusunnya dari bawah ke atas. Anehnya, telur-telur itu tidak jatuh. Melihat permainan itu, Kanjeng Sunan tidak mau kalah. Telur-telur itu diambilnya satu persatu dari bawah, dan lebih aneh lagi, telur-telur itu tidak jatuh ke bawah hingga telur itu dapat diambil semuanya.
Dengan diliputi rasa malu di hadapan para penonton, akhirnya sang Begawan Minto mengajak duel Kanjeng Sunan dengan jurus-jurus pamungkas. Setelah keduanya siap, mulailah sang Begawan menyerang Kanjeng Sunan dengan jurus-jurus andalannya. Secepat kilat pukulan sang Begawan menghantam Kanjeng Sunan, secepat kilat pula Kanjeng sunan mengembalikan pukulan itu kepada sang Begawan dengan dorongan telapak tangannya. Tak ayal lagi pukulan itu mengenai sang Begawan sendiri. Sesuai dengan janji, akhirnya sang Begawan mengaku kalah dan berlutut dihadapan Kanjeng Sunan seraya meminta maaf atas kesombongannya.
“Kali ini kuserahkan jiwa ragaku kepada Kanjeng Sunan, aku bersedia menjadi murid Kanjeng Sunan” kata Begawan Minto Semeru.
“Soal itu mudah, yang penting tuan kenali dulu ajaran agama islam” kata Kanjeng Sunan.
“Semula aku berjanji, jika aku yang kalah, aku bersedia menjadi murid Kanjeng. Dan itu berarti aku harus belajar ilmu-ilmu yang Kanjeng miliki” sahut Begawan Minto Semeru.
Demikianlah hasil adu kesaktian sang Begawan Minto Semeru dengan Kanjeng Sunan Giri yang dimenangkan oleh Kanjeng Sunan Giri dan akhirnya Begawan Minto Semeru menjadi murid Kanjeng Sunan Giri.
Setelah dirasa sudah cukup lama menimba ilmu dari Kanjeng Sunan Giri, akhirnya Begawan Minto Semeru kembali ke Gunung Lawu. Disana sang Begawan mengajak murid-muridnya untuk mengenal ajaran agama Islam.
Sampai akhir hayatnya, Raden Paku atau Sunan Giri tetaplah merupakan pahlawan islam yang sangat diagungkan. Beliau merupakan orang yang banyak menyebarkan ajaran Islam di Indonesia terutama di Pulau Jawa dan sekitarnya. Tepat pada hari Senin bulan Dzulhijjah beliau meninggal dunia. Jenazahnya dimakamkan di Gunung Giri Kecamatan Kebomas Kabupaten Gresik. Sampai saat ini banyak peziarah dari penjuru tanah air datang ke makam beliau karena jasa-jasa beliau dalam menyebarkan agama Islam. Semoga jasa-jasa beliau dalam menegakkan ajaran agama Islam diterima di sisi allah SWT. Amien Ya Robbal Aalamien.
Konon menurut catatan sejarah, silsilah Sunan Giri bila dilihat dari jalur ayahnya Syekh Maulana Ishaq masih berhubungan dengan Baginda Rasullulah SAW. Dan bila silsilah keturunan dari ibunya Dewi Sekardadu masih ada hubungan dengan Raja Majapahit Prabu Hayam Wuruk.
Beberapa babad menceritakan pendapat yang berbeda mengenai silsilah Sunan Giri. Sebagian babad berpendapat bahwa ia adalah anak Maulana Ishaq, seorang mubaligh yang datang dari Asia Tengah. Maulana Ishaq diceritakan menikah dengan Dewi Sekardadu, yaitu putri dari Menak Sembuyu penguasa wilayah Blambangan pada masa-masa akhir kekuasaan Majapahit.
Pendapat lainnya yang menyatakan bahwa Sunan Giri juga merupakan keturunan Rasulullah SAW, yaitu melalui jalur keturunan Husain bin Ali, Ali Zainal Abidin, Muhammad al-Baqir, Ja'far ash-Shadiq, Ali al-Uraidhi, Muhammad an-Naqib, Isa ar-Rumi, Ahmad al-Muhajir, Ubaidullah, Alwi Awwal, Muhammad Sahibus Saumiah, Alwi ats-Tsani, Ali Khali' Qasam, Muhammad Shahib Mirbath, Alwi Ammi al-Faqih, Abdul Malik (Ahmad Khan), Abdullah (al-Azhamat) Khan, Ahmad Syah Jalal (Jalaluddin Khan), Jamaluddin Akbar al-Husaini (Maulana Akbar), Maulana Ishaq, dan 'Ainul Yaqin (Sunan Giri). Umumnya pendapat tersebut adalah berdasarkan riwayat pesantren-pesantren Jawa Timur, dan catatan nasab Sa'adah
Kurang lebih tiga tahun lamanya Sunan Giri mendirikan pondok pesantren yang terletak di gunung giri, termasyurlah nama pondok itu ke seluruh penjuru Pulau Jawa. Dan dalam pada itu, tersebutlah di Gunung Lawu terdapat sebuah padepokan yang dipimpin oleh seorang Begawan sakti bernama Minto Semeru. Konon kabarnya Begawan Minto ini sangat sakti.
Suatu ketika Begawan Minto semeru mendengar nama Sunan Giri yang baru mendirikan padepokan di Gunung Giri. Mendengar hal ini, Begawan Minto merasa tersaingi, karena itu berangkatlah Begawan Minto ke padepokan Giri. Pada saat Begawan Minto tiba, Sunan Giri sedang mengerjakan sholat. Dia hanya bertemu dengan salah satu muridnya yang menjaga pintu gerbang padepokan Giri.
“Dapatkah aku bertemu dengan Sunan Giri?”, Tanya sang Begawan.
“Siapakah tuan ini, dan dari mana asalnya?”, Tanya si penjaga gerbang.
“Katakan aku ingin bertemu dengan pemimpin padepokan ini”, ujar Begawan Minto tidak serantan.
“Kanjeng Sunan sedang Sholat” sahut penjaga pintu.
“Sudah cepat katakan ada tamu dari jauh ingin bertemu” ujar sang Begawan.
Akhirnya penjaga pintu gerbang itu segera menemui Kanjeng Sunan di tempat sholat. Kebetulan kanjeng sunan sudah selesai sholat.
“Ada apa muridku?” Tanya Kanjeng Sunan.
“Ada seorang tamu dari jauh ingin bertemu dengan Kanjeng Sunan” jawab muridnya dengan santun.
“Suruh dia masuk” ujar Kanjeng Sunan.
Akhirnya murid Kanjeng Sunan tersebut menemui sang Begawan tersebut seraya mengajaknya masuk kedalam lingkungan pesantren. Sementara Sunan Giri menyambut kedatangannya dengan ramah, sedikitpun tak ada kecurigaan bahwa kedatangan sang Begawan untuk mengajak adu kesaktian.
“Kisanak ini berasal dari mana?” Tanya Kanjeng Sunan seraya hendak berkenalan.
“Namaku Begawan Minto Semeru, datang dari Gunung Lawu. Aku mendengar berita bahwa tuan adalah guru besar padepokan Gunung Giri, seorang guru sakti berilmu tinggi. Terus terang saja, kedatanganku kemari ingin mencoba kesaktian tuan guru” ujar Begawan Minto dengan mantap.
“Mencoba kesaktianku?” Tanya Kanjeng Sunan.
“Ya, bila nanti aku yang kalah, aku bersedia mengabdi kepada tuan guru sebagai murid. Dan bila tuan guru yang kalah, maka akan kupenggal leher tuan guru agar di tanah Jawa ini tidak ada seorang pun yang dianggap sakti kecuali aku” kata Begawan Semeru dengan yakin.
“Ketahuilah kisanak, bahwa semua yang ada dialam semesta ini adalah kepunyaan Allah, dia Maha Kuasa lagi Maha Sakti. Karena itu jika kisanak hendak mengalahkan aku dan memenggal leherku, maka jika Tuhan tidak menghendaki, sejuta orang seperti kisanak pun tidak akan mampu melaksanakannya”, ujar Kanjeng Sunan dengan sopan.
“Jelasnya tuan guru telah menerima tantanganku”, ujar Begawan Minto.
“Silahkan bila tuan ingin mencoba ilmu ciptaan Tuhan kepadaku”, sahut Kanjeng Sunan.
Kedua orang itu kemudian keluar dari lingkungan Pesantren menuju lapangan luas dan saling berhadapan.
“Sebelum memulai pertarungan, marilah kita main tebak dahulu, aku akan mengubur binatang di atas Gunung Pertukangan, tuan tinggal menebak binatang apa yang aku kubur itu?”, kata sang Begawan sambil tertawa terkekeh-kekeh.
“Silakan”. Sahut Kanjeng Sunan.
Dengan gerakan cepat, Begawan Minto Semeru melesat menuju Gunung Pertukangan. Di sana dia menciptakan dua ekor angsa, jantan dan betina, lalu kedua angsa itu dikubur hidup-hidup. Setelah selesai dia kembali ke tempat semula Kanjeng Sunan berada.
“Nah, binatang apa yang saya kubur di gunung itu tuan guru?” Tanya sang Begawan serasa mengejek.
“Yang tuan kubur itu adalah sepasang ular naga” jawab Kanjeng Sunan kalem.
Serentak Begawan Minto tertawa terbahak-bahak mendengar jawaban sunan seraya berkata “tebakan tuan salah, salah besar”. Selanjutnya sang Begawan berkata ”yang saya kubur adalah sepasang angsa”.
“Apa tuan tidak salah lihat, sebaiknya tuan kembali dan bongkarlah apa yang tuan kubur itu”. Kata Kanjeng Sunan meyakinkan.
“Justru tuanlah yang harus melihatnya, agar tuan menerima kekalahan tuan, sahut sang Begawan.
“Kalau begitu marilah kita lihat bersama-sama” kata Kanjeng Sunan.
Hanya beberapa kejap mata, kedua orang itu tiba di Gunung Pertukangan. Begawan Minto Semeru membongkar binatang ciptaannya yang dikubur itu. Tiba-tiba keluarlah sepasang ular naga. Sang Begawan terkejut seraya bergumam “Kali ini aku kalah, tapi awas untuk yang kedua kalinya”.
Berkali-kali sang Begawan mengeluarkan ilmu kesaktiannya, dan berkali-kali pula ia tidak dapat mengalahkan ilmu Kanjeng Sunan, hingga akhirnya sang Begawan mengeluarkan ilmu andalannya.
Sang Begawan melepaskan ikat kepalanya, lalu dilemparkan ke udara dengan ilmu andalannya, ikat kepala itu melesat ke udara dengan kecepatan yang sulit dipandang mata. Namun Kanjeng Sunan tidak tinggal diam, dilemparkan pula sorbannya dan melesat ke udara memburu ikat kepala sang Begawan. Sorban Kanjeng Sunan dapat menyusul ikat kepala sang Begawan bahkan dapat menumpangi ikat kepala Begawan Minto Semeru. Dengan lambaian tangan Kanjeng Sunan, kedua benda itu meluncur kebawah, dan tepat jatuh dihadapan sang Begawan. Sorban Kanjeng Sunan tetap berada diatas, sementara ikat kepala sang Begawan berada di bawah. Hal tersebut menandakan bahwa sang Begawan tetap kalah. Sang Begawan semakin penasaran, dicobanya adu kesaktian sekali lagi. Sang Begawan menciptakan beberapa butir telur. Telur-telur itu disusunnya dari bawah ke atas. Anehnya, telur-telur itu tidak jatuh. Melihat permainan itu, Kanjeng Sunan tidak mau kalah. Telur-telur itu diambilnya satu persatu dari bawah, dan lebih aneh lagi, telur-telur itu tidak jatuh ke bawah hingga telur itu dapat diambil semuanya.
Dengan diliputi rasa malu di hadapan para penonton, akhirnya sang Begawan Minto mengajak duel Kanjeng Sunan dengan jurus-jurus pamungkas. Setelah keduanya siap, mulailah sang Begawan menyerang Kanjeng Sunan dengan jurus-jurus andalannya. Secepat kilat pukulan sang Begawan menghantam Kanjeng Sunan, secepat kilat pula Kanjeng sunan mengembalikan pukulan itu kepada sang Begawan dengan dorongan telapak tangannya. Tak ayal lagi pukulan itu mengenai sang Begawan sendiri. Sesuai dengan janji, akhirnya sang Begawan mengaku kalah dan berlutut dihadapan Kanjeng Sunan seraya meminta maaf atas kesombongannya.
“Kali ini kuserahkan jiwa ragaku kepada Kanjeng Sunan, aku bersedia menjadi murid Kanjeng Sunan” kata Begawan Minto Semeru.
“Soal itu mudah, yang penting tuan kenali dulu ajaran agama islam” kata Kanjeng Sunan.
“Semula aku berjanji, jika aku yang kalah, aku bersedia menjadi murid Kanjeng. Dan itu berarti aku harus belajar ilmu-ilmu yang Kanjeng miliki” sahut Begawan Minto Semeru.
Demikianlah hasil adu kesaktian sang Begawan Minto Semeru dengan Kanjeng Sunan Giri yang dimenangkan oleh Kanjeng Sunan Giri dan akhirnya Begawan Minto Semeru menjadi murid Kanjeng Sunan Giri.
Setelah dirasa sudah cukup lama menimba ilmu dari Kanjeng Sunan Giri, akhirnya Begawan Minto Semeru kembali ke Gunung Lawu. Disana sang Begawan mengajak murid-muridnya untuk mengenal ajaran agama Islam.
Sampai akhir hayatnya, Raden Paku atau Sunan Giri tetaplah merupakan pahlawan islam yang sangat diagungkan. Beliau merupakan orang yang banyak menyebarkan ajaran Islam di Indonesia terutama di Pulau Jawa dan sekitarnya. Tepat pada hari Senin bulan Dzulhijjah beliau meninggal dunia. Jenazahnya dimakamkan di Gunung Giri Kecamatan Kebomas Kabupaten Gresik. Sampai saat ini banyak peziarah dari penjuru tanah air datang ke makam beliau karena jasa-jasa beliau dalam menyebarkan agama Islam. Semoga jasa-jasa beliau dalam menegakkan ajaran agama Islam diterima di sisi allah SWT. Amien Ya Robbal Aalamien.
Konon menurut catatan sejarah, silsilah Sunan Giri bila dilihat dari jalur ayahnya Syekh Maulana Ishaq masih berhubungan dengan Baginda Rasullulah SAW. Dan bila silsilah keturunan dari ibunya Dewi Sekardadu masih ada hubungan dengan Raja Majapahit Prabu Hayam Wuruk.
Beberapa babad menceritakan pendapat yang berbeda mengenai silsilah Sunan Giri. Sebagian babad berpendapat bahwa ia adalah anak Maulana Ishaq, seorang mubaligh yang datang dari Asia Tengah. Maulana Ishaq diceritakan menikah dengan Dewi Sekardadu, yaitu putri dari Menak Sembuyu penguasa wilayah Blambangan pada masa-masa akhir kekuasaan Majapahit.
Pendapat lainnya yang menyatakan bahwa Sunan Giri juga merupakan keturunan Rasulullah SAW, yaitu melalui jalur keturunan Husain bin Ali, Ali Zainal Abidin, Muhammad al-Baqir, Ja'far ash-Shadiq, Ali al-Uraidhi, Muhammad an-Naqib, Isa ar-Rumi, Ahmad al-Muhajir, Ubaidullah, Alwi Awwal, Muhammad Sahibus Saumiah, Alwi ats-Tsani, Ali Khali' Qasam, Muhammad Shahib Mirbath, Alwi Ammi al-Faqih, Abdul Malik (Ahmad Khan), Abdullah (al-Azhamat) Khan, Ahmad Syah Jalal (Jalaluddin Khan), Jamaluddin Akbar al-Husaini (Maulana Akbar), Maulana Ishaq, dan 'Ainul Yaqin (Sunan Giri). Umumnya pendapat tersebut adalah berdasarkan riwayat pesantren-pesantren Jawa Timur, dan catatan nasab Sa'adah
5.Pangeran Dipononegoro Pembunuh Penjajah Belanda terbanyak
Pangeran Dipanegara,
juga sering dieja Diponegoro
(lahir di Yogyakarta, 11 November 1785 – meninggal
di Makassar, Sulawesi Selatan, 8 Januari 1855 pada umur 69 tahun) adalah salah seorang pahlawan nasional Republik Indonesia.
Pangeran Diponegoro terkenal karena memimpin Perang Diponegoro/Perang Jawa (1825-1830) melawan pemerintah Hindia-Belanda.
Perang tersebut tercatat sebagai perang dengan korban paling besar dalam
sejarah Indonesia.
Pertempuran terbuka dengan
pengerahan pasukan-pasukan infantri, kavaleri dan artileri —yang sejak perang
Napoleon menjadi senjata andalan dalam pertempuran frontal— di kedua belah
pihak berlangsung dengan sengit. Front pertempuran terjadi di puluhan kota dan
desa di seluruh Jawa. Pertempuran berlangsung sedemikian sengitnya sehingga
bila suatu wilayah dapat dikuasai pasukan Belanda pada siang hari, maka malam
harinya wilayah itu sudah direbut kembali oleh pasukan pribumi; begitu pula
sebaliknya. Jalur-jalur logistik dibangun dari satu wilayah ke wilayah lain
untuk menyokong keperluan perang. Berpuluh kilang mesiu dibangun di hutan-hutan
dan dasar jurang. Produksi mesiu dan peluru berlangsung terus sementara
peperangan berkencamuk. Para telik sandi dan kurir bekerja keras mencari dan
menyampaikan informasi yang diperlukan untuk menyusun stategi perang. Informasi
mengenai kekuatan musuh, jarak tempuh dan waktu, kondisi medan, curah hujan
menjadi berita utama; karena taktik dan strategi yang jitu hanya dapat dibangun
melalui penguasaan informasi.Serangan-serangan besar rakyat pribumi selalu dilaksanakan pada bulan-bulan penghujan; para senopati menyadari sekali untuk bekerjasama dengan alam sebagai “senjata” tak terkalahkan. Bila musim penghujan tiba, gubernur Belanda akan melakukan usaha usaha untuk gencatan senjata dan berunding, karena hujan tropis yang deras membuat gerakan pasukan mereka terhambat. Penyakit malaria, disentri, dan sebagainya merupakan “musuh yang tak tampak” melemahkan moral dan kondisi fisik bahkan merenggut nyawa pasukan mereka. Ketika gencatan senjata terjadi, Belanda akan mengkonsolidasikan pasukan dan menyebarkan mata-mata dan provokator mereka bergerak di desa dan kota; menghasut, memecah belah dan bahkan menekan anggota keluarga para pengeran dan pemimpin perjuangan rakyat yang berjuang dibawah komando pangeran Dipanegara. Namun pejuang pribumi tersebut tidak gentar dan tetap berjuang melawan Belanda.
Pada puncak peperangan, Belanda mengerahkan lebih dari 23.000 orang serdadu; suatu hal yang belum pernah terjadi ketika itu dimana suatu wilayah yang tidak terlalu luas seperti Jawa Tengah dan sebagian Jawa timur dijaga oleh puluhan ribu serdadu. Dari sudut kemiliteran, ini adalah perang pertama yang melibatkan semua metode yang dikenal dalam sebuah perang modern. Baik metode perang terbuka (open warfare), maupun metoda perang gerilya (geurilia warfare) yang dilaksanakan melalui taktik hit and run dan penghadangan. ini bukan sebuah tribal war atau perang suku. Tapi suatu perang modern yang memanfaatkan berbagai siasat yang saat itu belum pernah dipraktekkan. perang ini juga dilengkapi dengan taktik perang urat syaraf (psy-war) melalui insinuasi dan tekanan-tekanan serta provokasi oleh pihak Belanda terhadap mereka yang terlibat langsung dalam pertempuran; dan kegiatan telik sandi (spionase) dimana kedua belah pihak saling memata-matai dan mencari informasi mengenai kekuatan dan kelemahan lawannya.
Pada tahun 1827, Belanda melakukan penyerangan terhadap Dipanegara dengan menggunakan sistem benteng sehingga Pasukan Dipanegara terjepit. Pada tahun 1829, Kyai Maja, pemimpin spiritual pemberontakan, ditangkap. Menyusul kemudian Pangeran Mangkubumi dan panglima utamanya Sentot Alibasya menyerah kepada Belanda. Akhirnya pada tanggal 28 Maret 1830, Jenderal De Kock berhasil menjepit pasukan Dipanegara di Magelang. Di sana, Pangeran Dipanegara menyatakan bersedia menyerahkan diri dengan syarat sisa anggota laskarnya dilepaskan. Maka, Pangeran Dipanegara ditangkap dan diasingkan ke Manado, kemudian dipindahkan ke Makassar hingga wafatnya di Benteng Rotterdam tanggal 8 Januari 1855.
Perang melawan penjajah lalu dilanjutkan oleh para putera Pangeran Diponegoro. Pangeran Alip atau Ki Sodewo atau bagus Singlon, Diponingrat, diponegoro Anom, Pangeran Joned terus melakukan perlawanan walaupun harus berakhir tragis. Empat Putera Pangeran Diponegoro dibuang ke Ambon, sementara Pangeran Joned terbunuh dalam peperangan, begitu juga Ki Sodewo.
Berakhirnya Perang Jawa yang merupakan akhir perlawanan bangsawan Jawa. Perang Jawa ini banyak memakan korban dipihak pemerintah Hindia sebanyak 8.000 serdadu berkebangsaan Eropa, 7.000 pribumi, dan 200.000 orang Jawa. Sehingga setelah perang ini jumlah penduduk Yogyakarta menyusut separuhnya. Mengingat bagi sebagian orang Kraton Yogyakarta Dipanegara dianggap pemberontak, sehingga konon anak cucunya tidak diperbolehkan lagi masuk ke Kraton, sampai kemudian Sri Sultan HB IX memberi amnesti bagi keturunan Dipanegara, dengan mempertimbangkan semangat kebangsaan yang dipunyai Dipanegara kala itu. Kini anak cucu Dipanegara dapat bebas masuk Kraton, terutama untuk mengurus Silsilah bagi mereka, tanpa rasa takut akan diusir
WAH ...ternyata Pahlawan-pahlawan Superhero itu adanya di Indonesia pada masa lampau,sangat cocok NOAH meluncurkan lagu terbarunya HERO,berikut ini Video klipnya
Langganan:
Postingan (Atom)













































.png)




